Fungsi Perangkat Keras yang Digunakan untuk Akses Internet

Diposting oleh M. Darmansyah Putra Kamis, 11 November 2010

Untuk mulai menggunakan Internet, minimal kita membutuhkan sebuah komputer,modem dan line telepon. Kita juga harus mendaftarkan diri ke Internet Service Provider (ISP) untuk mendapatkan software serta akses ke internet. 

Agar dapat melakukan segala aktivitas melalui internet, komputer harus terhubung dengan internet melalui layanan khusus yang disebut Internet Service Provider (ISP). Terdapat banyak cara yang dapat digunakan untuk dapat terhubung dengan internet, beberapa diantaraya adalah menggunakan gelmbang radio, saluan TV kabel, jaringan telepon atau telepon genggam (ponsel). Akan tetapi, media umum yang digunakan melalui saluran telepon (dikenal sebagai PPP/Point-to-Point Protocol).

1. Perangkat Komputer Pribadi (Personal Computer).

Spesifikasi minimal komputer yang dapat digunakan untuk akses Internet, yaitu seperangkat komputer dengan processor Pentium atau setaranya minimal Pentium 133 MHz, didukung RAM berkecepatan 32 MB dan harddisk berkapasitas cukup besar yang diperlukan untuk menyimpan program-program (software) yang berhubungan dengan Internet. Berikut ini merupakan contoh spesifikasi perangkat komputer yang mendukung akses Internet.

• Motherboard                   : DFI
• Processor                        : Pentium 4 dari intel
• Memory                          : 512 MB
• Harddisk                         : SATA 80 GB
• VGA card                       : ATI Radeon 128 MB
• Optical Drive                   : DVD-ROM Combo
• Keyboard + Mouse        : Generic
• Casing + Power Supply : Aibo 480 watt
• Operating System           : Windows XP Professional Edition
• Sound card                     : Onboard
• Monitor                          : Acer Flat 17 inch

2. Modem (Modulator Demodulator)
Modem merupakan perangkat yang saat ini paling banyak digunakan untuk melakukan koneksi ke internet, khususnya melalui saluran telepon. Modem digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya. Dianjurkan menggunakan modem berkecepatan tinggi, tetapi jika hanya mempunyai modem dengan kecepatan 28,8 kbps maka tetap dapat digunakan. Dampaknya adalah lambat dalam mengakses internet. Modem dikenal dengan istilah Data Communication Equipment (DCE).

Terdapat 2 jenis modem, yaitu:
a. Modem Internal
Merupakan modem yang tergabung pada bagian dalam komputer. Modem internal berupa sebuah card yang terdapat pada salah satu slot CPU.
Keuntungan: Lebih hemat tempat, ekonomis, tidak membutuhkan adaptor.
Kelemahan: Tidak ada indikator, tidak menggunakan sumber tegangan sendiri.



b. Modem Eksternal

Merupakan modem yang terpisah dari perangkat komputer, harus dihubungkan dengan kabel.
Keuntungan: Adanya indikator, mudah dipindahkan antar komputer.
Kelemahan: Memerlukan adaptor sehingga kurang ringkas.

Kecepatan sebuah modem diukur dengan satuan bps (bit per second) atau kbps (kilo bit per second). Kecepatan modem bervariasi, makin tinggi kecepatannya maka akan semakin baik, karena akan mempersingkat waktu koneksi dan menghemat biaya telepon. Kecepatan koneksi juga sangat tergantung pada kualitas saluran telepon.

a. Cara instalasi dan setting modem pada Windows XP
Untuk dapat melakukan koneksi internet pada Windows XP, kamu dapat melakukan langkah-langkah dibawah ini.
1. Pastikan dalam komputermu sudah terinstalasi sistem oprasi Windows XP dan berjalan dengan baik.
2. Pastikan bahwa sudah terpasang sebuah modem pada komputermu dan mempunyai minimal sebuah saluran telepon. 
3. Hubungkan modem dalam komputer kamu dengan saluran telepon.
4. Nyalakan computer kamu.
5. Klik tombol start pada taskbar. Selanjutnya, pilih Control Panel yang akan menampilkan jendela pada Control Panel.
6. Pilih Network and Internet Connections pada jendela Control Panel.
7. Selanjutnya, akan ditampilkan jendela Network and Internet Connections. Klik Network Connections.
8. Selanjutnya akan ditampilkan jendela Network Connections. Klik Create a New Connections pada Network Tasks di jendela sebelah kiri.
9. Jendela New Connections Wizard akan ditampilkan kemudian tekan tombol Next. Lalu, pilih Connect to the Internet pada pilihan network Connections Type, kemudian tekan tombol Next.
10. Pilih Set up my connections manually pada pilihan Getting Ready kemudian tekan tombol Next.
11. Pilih connect using a dial-up modem pada pilihan intenet Connections kemudian tekan tombol Next.
12. Pilih modem yang digunakan, kemudian tekan tombol Next. Masukan nama ISP dibawah kolom ISP Name.
13. Selanjutnya, masukan nomer telepon untuk dial ke ISP tersebut.
14. Masukan username dan password pada kotak Username, Password, dan Confirm password.
16. Aktifkan kotak cekils Add a shortcut to this connection to my desktop, kemudian tekan tombol Finish untuk menyelesaikan proses pembuatan koneksi. Sebuah shortcut untuk koneksi tersebut ditampilkan pada desktop komputermu.

b. Melakukan koneksi ke internet
1. Tampilkan desktop komputermu.
2. Jika kamu sudah membangun sebuah koneksi Internet melalui ISP bernama Telkomnet Instan pada desktop komputermu. Selanjutnya, akan ditampilkan jendela Connet Telkomnet Instan.
3. Tekan tombol Dial, pada saat proses koneksi, akan ditampilkan jendela dialing, registering, verifikasi username dan password.
4. Ketika proses koneksi Internet berhasil dilakukan, biasanya akan muncul sebuah pesan dipojok kanan bawah.
5. Setelah berhasil, kamu dapat menggunakan Internet untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.
 
c. Memutus koneksi dengan internet.
1. Tampilkan desktop pada komputermu.
2. Tekan dua kali ikon Telkomnet, maka akan ditampilkan pada jendela Telkomnet Instan Status.
3. Tekan tombol Disconnet.
4. Saluran Telepon.

3. Saluran Telepon
Saluran telepon dapat digunakan untuk menghubungkan komputer dengan Internet melalui perangkat modem. Kamu dapat langsung melakukan akses Internet menggunakan modem dial-up dan saluran telepon. Jika TV kabel sudah tersedia maka dapat juga menggunakannya untuk akses internet dengan modem kabel.

4. Perangkat Lunak (Software)
Terdapat beberapa software yang dapat digunakan untuk mengakses Internet, antara lain Internet Explorer dan Netscape Navigator. Jika kamu telah menggunakan system operasi windows 2000 atau lebih, Internet Explorer sudah merupakan bawaan atau terinstal secara otomatis pada saat kamu menginstal sistem operasi tersebut. Akan tetapi, jika kamu menggunakan Windows 95 atau 98 maka kamu harus menambahkan atau menginstal Internet Explorer secara terpisah.

5. Internet Service Provider (ISP)
Untuk berlangganan Internet, kamu harus menghubungi penyedia jasa internet (provider) yang terdapat di kotamu. Akan tetapi, saat ini dengan terobosan baru seperti Telkomnet Instan dari Telkom, pengguna jasa Internet hanya perlu menghubungi Telkom (dial) pada nomor tertentu tanpa harus melakukan registrasi yang rumit.

Related Post:

0 Responses to Fungsi Perangkat Keras yang Digunakan untuk Akses Internet

Posting Komentar

Daftar Isi